Home » » Menjadi Trader Forex Profesional - (Bagian 3)

Menjadi Trader Forex Profesional - (Bagian 3)

Written By zainal arifin on Senin, 24 September 2012 | 00.34


Setelah pada bagian 2 kita telah menguji kemampuan menggunakan metode dan strategi trading pada account demo, pada bagian ini kita bahas mengenai aspek psikologis saat transisi dari account demo ke account riil dan pengaturan resiko yang efektif. Anggap saja Anda telah siap mental untuk mulai 'lepas landas'.
III. Lepas landas menuju pasar riil 
Trading dengan dana riil secara mental berbeda dengan demo. Anda harus menerima kenyataan bahwa sangat mungkin Anda akan mengalami kerugian sejumlah uang tertentu. Banyak trader yang coba-coba dan cenderung mengadu untung ketika baru membuka account riil, mengabaikan rencana trading karena tergoda oleh kenyataan bahwa mereka bakalan mendapatkan uang beneran. Inilah salah satu aspek dari psikologi trading yang mesti Anda pahami sebelum memikirkan untuk hidup dari trading (trading for living). Intinya hindarilah berpikir untuk menjadi 'kaya dengan cepat', tetapi berpikirlah bagaimana menghasilkan profit yang konsisten dalam periode waktu tertentu.
Langkah 7: Terjun ke live trading
Seperti telah disebutkan diatas, psikologi trading di account live sangat berbeda dengan sewaktu Anda menguji kemampuan trading di account demo. Perhatikan hal-hal berikut ketika Anda terjun dan lepas landas menuju account riil:
- Selalu kendalikan emosi Anda - Aspek utama yang harus diperhatikan ketika Anda trading dengan account riil adalah faktor emosi Anda. Emosi hampir tidak berperan ketika Anda masih di account demo, sebaliknya Anda akan cenderung tegang dan was-was ketika menggunakan uang beneran. Karena faktor emosi ini bisa membuat Anda mengabaikan langkah-langkah sistematis dalam rencana trading yang bisa berakibat merusak hasil trading Anda, usahakan untuk trading di account live dengan cara yang sama seperti yang Anda telah lakukan di account demo.
- Gunakan dana yang memang Anda telah persiapkan untuk trading forex atau dana yang 'siap hilang'. Jangan pernah menggunakan dana untuk biaya hidup sehari-hari. Anggaplah itu modal usaha Anda karena trading forex memang adalah sebuah bisnis beneran. Cara pikir ini bisa menghindarkan Anda cara trading yang emosional.
- Bersiaplah menerima kenyataan bahwa Anda sangat mungkin akan mengalami kerugian. Walaupun mungkin sinyal trading Anda benar-benar valid, Anda tidak bisa dengan pasti mengetahui apa yang akan terjadi di pasar. Mengetahui kenyataan ini akan sangat membantu Anda memahami realitas yang terjadi dalam trading forex.
- Tetap konsisten pada rencana trading dan tidak menambah atau mengurangi menu-menu yang telah pernah Anda terapkan dalam account demo. Merubah langkah dalam rencana trading dengan misalnya melakukan analisa yang berlebihan bisa mengacaukan proses trading yang telah biasa Anda jalankan.
- Tirulah cara pikir para trader profesional bahwa hasil trading tidak diukur dari sekali atau dua kali membuka posisi, tetapi dilihat dari hasil keseluruhan trade yang telah Anda lakukan selama jangka waktu tertentu.
                                  

Langkah 8: Mengatur resiko dengan efektif

Dengan mengatur resiko yang efektif, Anda juga akan mengendalikan emosi dan melakukan cara trading yang benar. Mengatur resiko dengan efektif artinya besarnya resiko yang Anda tentukan setiap kali membuka posisi sudah sesuai dengan rencana Anda dan sudah cukup membuat Anda nyaman hingga bisa trading dengan tanpa emosi.
Seperti telah pernah dibahas pada tulisan sebelumnya, tidak ada ketentuan baku berapa persen seharusnya besar resiko dari modal Anda.  Para trader yang telah berpengalaman merekomendasikan besarnya resiko antara 3% sampai 5% dari modal. Tentu hal ini sangat relatif dan tergantung dari kondisi keuangan trader masing-masing, tetapi berapapun besarnya resiko yang Anda tentukan, Anda harus merasa nyaman dengan pilihan tersebut sehingga Anda bisa trading dengan efektif. Yang harus tetap diingat adalah bahwa besar resiko per trade diukur dengan nilai uang, bukan dengan pip, dan ditentukan dalam persentasi dari modal atau balance dalam account trading kita.
Position sizing atau menentukan besarnya ukuran lot hendaknya dihitung setiap Anda membuka posisi berdasarkan besar stop loss yang Anda tentukan sesuai kondisi pasar saat itu. Jadi besar position size selalu berubah setiap Anda akan membuka posisi.
Seperti yang telah Anda lakukan dalam account demo, tetaplah mengacu pada risk/reward ratio yang biasa Anda terapkan, misalnya 1 : 2 atau 1 : 3 tergantung dari kondisi pasar. Usahakan Anda bisa menerapkan risk/reward ratio dengan rasional dan konsisten, agar dalam jangka panjang diperoleh return (keuntungan) yang memadai walaupun persentasi profit Anda secara keseluruhan masih lebih kecil dibanding loss-nya.
Sebagai tambahan yang mungkin belum tercakup dalam renvana trading Anda, hindari untuk membuka beberapa posisi secara bersamaan jika Anda belum benar-benar berpengalaman. Penambahan posisi untuk memaksimalkan profit misalnya teknik averaging, bisa Anda lakukan jika memang kondisi pasar benar-benar mendukung dan sesuai dengan rencana trading Anda.

Sumber : Nial Fuller - www.learntotradethemarket.com

putri aminah 24 Sep, 2012


-
Source: http://achivo.blogspot.com/2012/09/menjadi-trader-forex-profesional-bagian_1648.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar



 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. BLOG BERBAGI INFO NEWS.unik dan berita terkini di dunia maya - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger